WELCOME TO RESTA’S BLOG

Rabu, 18 April 2012

RETARDASI MENTAL (RM)

A. Pengertian Retardasi Mental
Retardasi mental adalah kelainan atau kelemahan jiwa dengan inteligensi yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak). Biasanya terdapat perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan, tetapi gejala yang utama ialah inteligensi yang terbelakang. Retardasi mental disebut juga oligofrenia (oligo: kurang atau sedikit dan fren: jiwa) atau tuna mental (W.F. Maramis, 2005: 386).

B. ETIOLOGI
1.      Organik                                                                                                                 
a.        Faktor prekonsepsi : kelainan kromosom (trisomi 21/Down syndrome dan Abnormalitas single gene (penyakit-penyakit metabolik, kelainan neuro­cutaneos, dll.)
b.      Faktor prenatal : kelainan petumbuhan otak selama kehamilan    (infeksi, zat teratogen dan toxin, disfungsi plasenta)
c.       Faktor perinatal : prematuritas, perdarahan intrakranial, asphyxia neonatorum, Meningitis, Kelainan metabolik:hipoglikemia, hiperbilirubinemia,  dll
d.      Faktor postnatal : infeksi, trauma, gangguan metabolik/hipoglikemia, malnutrisi, CVA (Cerebrovascularaccident) - Anoksia, misalnya tenggelam
2.      Non organik
a.       Kemiskinan dan klg tidak harmonis
b.       Sosial kultural
c.        Interaksi anak kurang
d.       Penelantaran anak
3.      Faktor lain : Keturunan; pengaruh lingkungan dan kelainan mental lain (15-20% ; AAP, 1984)

C. Klasifikasi retardasi mental menurut DSM-IV-TR yaitu :
Retardasi mental berat sekali
IQ
dibawah 20 atau 25. Sekitar 1 sampai 2 % dari orang yang terkena retardasi mental.
Retardasi mental berat
IQ
sekitar 20-25 sampai 35-40. Sebanyak 4 % dari orang yang terkena retardasi mental.
Retardasi mental sedang
IQ
sekitar 35-40 sampai 50-55. Sekitar 10 % dari orang yang terkena retardasi mental.
Retardasi mental ringan
IQ
sekitar 50-55 sampai 70. Sekitar 85 % dari orang yang terkena retardasi mental. Pada umunya anak-anak dengan retardasi mental ringan tidak dikenali sampai anak tersebut menginjak tingkat pertama atau kedua disekolah.

D. Manifestasi Klinik
Dibawah ini beberapa kelainan fisik dan gejala yang sering disertai retardasi mental, yaitu (Swaiman, 1989):
1.      Kelainan pada mata
2.      Kejang
3.      Kelainan kulit
4.      Kelainan rambut
5.      Kepala
6.      Perawakan pendek
7.      Distonia
 
E. Komplikasi
Menurut Betz, Cecily R (2002) komplikasi retardasi mental adalah :
1.    Serebral palsi
2.    Gangguan kejang
3.    Gangguan kejiwaan
4.    Gangguan konsentrasi / hiperaktif
5.    Deficit komunikasi
6.    Konstipasi (karena penurunan motilitas usus akibat obat-obatan, kurang mengkonsumsi makanan berserat dan cairan).



SEMOGA BERMANFAAT TEMAN2 ^_^
SALAM HANGAT
RESTA COOL

Selasa, 08 November 2011

ISU DAN KECENDERUNGAN KEPERAWATAN JIWA

Trend atau current issue dlm keperawatan jiwa adalah masalah2 yang sedang hangat dibicarakan dan dianggap penting
Masalah tersebut dapat dianggap ancaman atau tantangan yang akan berdampak besar pada keperawatan jiwa baik dalam tatanan regional mapun global
1. Keswa Dimulai Masa Konsepsi
Di Indonesia banyak gangguan jiwa terjadi mulai pada usia 19 tahun dan kita jarang melihat fenomena masalah sebelum anak lahir
Perkembangan terkini, bicara tentang kesehatan jiwa harus dimulai dari masa konsepsi, malahan harus dimulai dari masa pra nikah.
Banyak penelitian yang menunjukkan adanya keterkaitan masa dalam kandungan dengan kesehatan mental dan fisik seseorang dimasa yang akan datang.
Diantara hasil penelitian
Marc Lehrer ( 300 bayi yg diteliti): stimulasi dini ( berupa suara, musik, getaran, sentuhan ) setelah dewasa memiliki perkembangan fisik, mental dan emosional yg lebih baik
Mednick : ada hubungan skizofrenia dengan infeksi virus dalam kandungan.
Teori perkembangan neurokognitif (Mednick) : pada penderita skizofrenia terjadi kelainan perkembangan neurokognitif sejak dalam kandungan. Kelainan berupa berkurangnya kemampuan dalam mempertahankan perhatian, membedakan rangsang suara yang berurutan, working memory dan fungsi2 eksekusi
Kelainan neurokognitif menjadi dasar dari gejala skizofrenia seperti halusinasi, kekacauan proses pikir, waham, perilaku yang aneh dan gangguan emosi
2. Trend Peningkatan Masalah Kesehatan Jiwa
Masalah kesehatan jiwa akan meningkat di era globalisasi, sudah terbukti dua tahun terakhir, hal ini dikarenakan beban hidup yang semakin berat
Klien gangguan jiwa tdk lagi didominasi kalangan bawah tetapi kalangan mahasiswa, PNS, pegawai swasta dan kalangan profesional
Penyebab dikalangan menengah ke atas sebagian besar akaibat tidak mampu mengelola stress dan ada juga akibat post power syndrome atau mutasi jabatan
3. Kecenderungan Faktor Penyebab Gangguan Jiwa
Terjadinya perang, konflik dan lilitan krisis ekonomi berkepanjangan merupakan salah satu pemicu yang memunculkan stress, depresi dan berbagai gangguan kesehatan jiwa lainnya.
Aris Sudiyanto ( FK UNS) ada tiga :
Gangguan Fisik : berasal dari faktor keturunan, kelainan pada otak, penyakit infeksi (tifus, hepatitis, malaria dll), kecanduan obat dan alkohol,
Gangguan mental emosional : salah dalam pola asuh (pattern of parenting) hubungan yg patologis di antara anggota keluarga, disebabkan frustasi, konflik dan tekanan kritis.
Gangguan sosial atau lingkungan : berupa stressor psikososial (perkawinan, problem orang tua, hubungan antar personal dlm pekerjaan atau sekolah, di lingkungan hidup, maslah keuangan, hukum, perkembangan diri, faktor keluarga, penyakit fisik.
4. Kecenderungan Situasi di Era Globalisasi
Perkembangan IPTEK yg begitu cepat dan perdagangan bebas sebagai ciri globalisasi, akan berdampak pada semua faktor termasuk kesehatan
Perawat dituntut mampu m’berikan askep yg profesional dan dpt m’pertanggung jawabkan secara ilmiah
Perawat dituntut senantiasa m’kembangkan ilmu dan teknologi di bidang keperawatan khususnya keperawatan jiwa
Perawat jiwa dalam era global harus membekali diri dgn bahasa internasional, kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi komunikasi, skill yang tinggi dan jiwa entrepreneurship
5. Globalisasi dan Perubahan Orientasi Sehat
Pengaruh globalisasi thd perkembangan yankes termasuk keperawatan adalah tersedianya alternatif pelayanan dan persaingan penyelenggaraan pelayanan. (persaingan  kualitas)
Tenaga kesehatan (perawat “jiwa” ) hrs m’punyai standar global dalam m’berikan pelayanan kesehatan, jika tdk ingin ketinggalan
Fenomena  masalah kesehatan jiwa, indikator keswa di masa m’datang bukan lagi masalah klinis spt prevalensi gangguan jiwa, melainkan berorientasi pd konteks kehidupan sosial. Fokus keswa bukan hanya menangani orang sakit, melainkan pada peningkatan kualitas hidup. Jadi konsep keswa buka lagi sehat atau sakit, tetapi kondisi optimal yang ideal dalam perilaku dan kemampuan fungsi sosial
Paradigma sehat Depkes, lbh menekankan upaya proaktif untuk pencegahan daripada menunggu di RS, orientasi upaya keswa lebih pd pencegahan (preventif) dan promotif. Penangan keswa bergeser dari hospital base mjd community  base
Empat Ciri Pembentuk Struktur Masyarakat Yang Sehat :
Suatu masyarakat yang di dlmnya tak ada saeorang manusia pun yg diperalat oleh orang lain. Oleh karena itu seharusnya tidak ada yang diperalat/ memperalat diri sendiri, diman manusia itu mjd pusat dari semua aktivitas ekonomi maupun politik diturunkan pada tujuan perkembangan diri manusia
Mendorong aktivitas produktif  setiap warganya dalam pekerjaannya, merangsang perkembangan akal budi dan lebih jauh lagi, mampu membuat manusia untuk mengungkapkan kebutuhan batinnya berupa seni dan perilaku normatif kolektif
3. Masyarakat terhindar dari sifat2 rakus, eksploitatif, pemilikan berlebihan, narsisme, tdk m’dapatkan kesempatan meraup keuntungan material tanpa batas.
4. Kondisi masyarakat yang memungkinkan orang bertindak dalam dimensi2 yang dpt dipimpin dan diobservasi. Partisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan masyarakat.
Untuk mewujudkan struktur masyarakat sehat, kuncinya : Setiap org harus meningkatkan kualitas hidup yang dpt menjamin terciptanya kondisi sehat yang sesungguhnya.
Mandiri dan tidak bergantung pada orang lain merupakan orientasi paradigma kesehatan jiwa
6. Kecenderungan Penyakit
Tahun 2020 diseluruh dunia akan terjadi pergeseran penyakit, dimana penyakit infeksi akan dapat dikendalikan, AIDS akan terus menjadi masalah utama
Masalah keswa akan mjd “ The Global Burdan Of Desease”, adanya indikator baru, yaitu Disabiliyty Adjusted Life Year (DALY), diketahuilah bahwa gangguan jiwa meruapakan masalah kesehatan utama secara internasional
Perubahan sosek yg cepat dan situasi sosial politik yg tdk menentu m’sebabkan semakin tingginya angka pengangguran, kemiskinan dan kejahatan, sehingga dpt m’tingkatkan angka kejadian krisis dan gangguan dl kehidupan
a. Meningkatknya Post Traumatic Syndrome Disorder
Trauma yang katastropik, yaitu trauma di luar rentang pengalaman trauma yang umum di alami manusia dlm kejadian sehari-hari. Mengakibatkan keadaan stress berkepanjangan dan berusaha untuk tidak mengalami stress yang demikian. Mereka mjd manusia yang invalid dlam kondisi kejiwaan dengan akibat akhir menjadi tidak produktif.
Trauma bukan semata2 gejala kejiwaan yang bersifat individual, trauma muncul sebagai akibat saling keterkaitan antara ingatan sosial dan ingatan pribadi tentang peristiwa yang mengguncang eksistensi kejiwaan
b. Meningkatnya Masalah psikososial
Lingkup keswa sangat luas dan kompleks, juga saling berhubungan dengan segala aspek kehidupan manusia.
Mengacu pd UU No. 23 1992 tentang Kes. Dan Ilmu Psikiatri, masalah kesehatan jiwa secara garis besar digolongkan mjd :
Masalah perkembangan manusia yg harmonis dan peningkatan kualitas hidup, yaitu masalah kejiwaan yang berkaitan dengan makna dan nilai2 kehidupan manusia
Masalah psikososial yaitu masalah psikis atau kejiwaan yang timbul akibat terjadinya perubahan sosial, meliputi :
Psikotik gelandangan
Pemasungan penderita gangguan jiwa
Masalah anak jalanan
Masalah anak remaja (tawuran, kenakalan)
Penyalaggunaan Narkotik dan psikotropik
Masalah seksual (penyimpangan seksual, pelecehan seksual dll)
Tindak kekerasan sosial (kemiskinan, penelantaran tdk diberi nafkah, korban kekerasan pd anak, dll)
h. Stress pasca trauma (ansietas, gangguan emosional, berulang kali merasakan kembali suatu pengalaman traumatik, bencana alam, ledakan, kekerasan, penyerangan/ penganiayaan fisik/ seksual, termasuk pemerkosaan, terorisme, dll)
Migrasi ( masalah psikis/ kejiwaan akibat perubahan sosial, spt cemas, depresi, stress pasca trauma, dll)
j. Masalah usia lanjut yang terisolasi
k. Masalah kesehatan tenaga kerja di tempat kerja (penurunan produktivitas, stress di tempat kerja, dll)
c. Trend Bunuh Diri pada ANak dan Remaja
Bunuh diri merupakan masalah psikologis dunia yang sangat mengancam, angka kejadian terus meningkat
Metode yg paling disukai = menggunakan pistol, menggantung diri dan minum racun. Keberhasilan BD pd pria lebih banyak 3 x dr wanita
Bunuh diri : suatu tindakan mencabut nyawa sendiri dgn sengaja (jalan pntas yang dikutuk Tuhan).
Latar belakangnya beragam : asmara, pekerjaan, cek-cok rmh tangga, ekonomi (perasaan malu terlilit utang.
d. Masalah Napza dan HIV/ AIDS
Sangat berkaitan dan mrpkn dampak dr pembangunan serta teknologi dari suatu negara yg semakin maju. Di negara kita yg m’dukung merebak Napza adalah perangkat hukum yg lemah.
Seiring dgn merebaknya pemakaian Napza adalah pertumbuhan HIV/ AIDS, ancaman hilangnya kehidupan dan runtuhnya peradaban
Khususny team kesehatan hrs berpartispasi dlm upaya2 pencegahan dan penatalaksanaan masalah Napza
e. Paterrn of Parenting dalam Kep. Jiwa
Dgn byknya kasus bunuh diri dan depresi pd anak, maka pola asuh keluarga kembali mjd sorotan
Pola asuh yg baik adalah pola asuh dimana orang tua menerapkan kehangatan yang tinggi disertai dengan kontrol yang tinggi.
Kehangatan ad. Bagaimana orang tua mjd teman curhat, teman bermain, teman yang menyenangkan bagi anak terutama saat rekreasi, belajar dan berkomunikasi. Berbagai upaya agar anak dekat dan berani bicara pd ortunya saat punya masalah. Ortu mjd teman dlm ekspresi feeling anak sehingga anak menjadi sehat jiwanya
Kontrol yg tinggi ad. Bagaimana anak dilatih mandiri dan mengenal disiplin di rumahnya. Kemandirian mjd hal yg sangat penting dalam kesehatan jiwa, karena akan memiliki self confidence yang cukup.
Orang tua juga melatih anak bertanggung jwab mengerjakan tugas2 di rumah spt. Mencuci, menyiram bunga dll
Tipe Pola Asuh :
Autoratif = kontrol tinggi & kehangatan tinggi
Otoriter = kontrol tinggi, kehangatan rendah
Permisif = kontrol rendah, kehangatan tinggi
Neglected = kontrol rendah, kehangatan rendah
f. Masalah Ekonomi dan Kemiskinan
Pengangguran telah m’sebabkan rakyat indonesia semakin terpuruk. Daya beli lemah, pendidikan rendah, lingkungan buruk, kurang gizi, mudah teragitasi, kekebalan menurun dan infrastruktur yg masih rendah m’sebabkan byk rakyat mengalami gangguan jiwa.
Masalah ekonomi paling dominan mjd pencetus gangguan jiwa di Indonesia
Trend dlm YanKep Mental psikiatri
Sekilas sejarah
Kep. Mental Psikiatri muncul sbg sebuah profesi pd awal abad 19, intervensi msh difokuskan pd model penyakit
Sejak 1940 berkembang pesat, ttp pelayanan masih terpusat di rumah sakit
Tahun 1960-an peran perawat psikiatri berkembang ke masyarakat, sejalan dgn program deinstitusionalisasi ( suatu program pembebasan klien g3 jiwa kronik dr  RS dan mengembalikan ke lingkungan rehabilitasi di masyarakat.
Prevensi primer, sekunder dan tersier bisa dilakukan jika pasien dikembalikan ke ling. komunitas
Trend Pelayanan Kep. Mental Psikiatri di Era Globalisasi
Sejalan dengan program deinstitusionalisasi yg didukung ditemukannya obat psikotropika yg terbukti dpt mengontrol perilaku klien gangguan jiwa, peran perawat tidka terbatas di RS, tetapi dituntut lbh sensitif thd lingkungan sosialnya, serta berfokus pd pelayanan preventif dan prmotif
Perubahan hospital based care mjd community based care = trend yg signifikan dlm pengobatan gangguan jiwa
Perawat mental psikiatri hrs m’integrasikan diri dlm community mental health, dgn 3 kunci utama :
Pengalaman dan pendidikan perawat, peran dan fungsi perawat serta hub perawat dgn profesi lain di komunitas
Reformasi dlm yankes menuntut perawat meredefinisi perannya
Intervensi keperawatan yang menekankan pd aspek pencegahan dan promosi kesehatan, sudah saatnya mengembangkan community based car
Pengembangan pendidikan keperawatan sangat penting, terutama keperawatan mental psikiatri baik dlm jumlah maupun kualitas.
Issue Seputar Yankep Mental Psikiatri
Pelayanan kep. Mental Psikiatri, kurang dpt dipertanggung jawabkan karena masih kurangnya hasil2 riset kep. Jiwa Klinik
Perawat Psikiatri, kurang siap menghadapi pasar bebas karena pendidikan yg rendah dan belum adanya licence untuk praktek yang diakui scr internasional
Pembedaan peran perawat jiwa berdasarkan  pendidikan dan pengalaman sering kali tdk jelas “Position description.” job responsibility dan sistem reward di dlm pelayanan
Menjadi perawat psikiatri bukanlah pilihan bagi peserta didik ( mhs keperawatan)

Sabtu, 20 Agustus 2011

S.O.N.G


T.A.T.U. - Sacrifice lyric

Can you tell me softly
How you always haunt me?
Can you help me? Hold me
Come to me now, slowly

You caress me smoothly
Calm my fears and soothe me
Move your hands across me
Take my worries from me

[Chorus]
I will sacrifice
I will sacrifice
All I have in life
To clear my conscience

I will sacrifice
I will sacrifice
All I have in life
Sacrifice, sacrifice

Can you fill me solely
Deeper still and wholly?
With your understanding
And your arms around me?

Can you help me? Hold me
Whisper to me, softly
Move your hands across me
Take my worries from me

[Chorus]

I will sacrifice
Will sacrifice
Will sacrifice
Will sacrifice

[Chorus]

Remioromen
9 of march/3gatsu 9ka

Nagareru kisetsu no mannaka de
Futo hi no nagasa o kanjimasu
Sewashiku sugiru hibi no naka ni
Watashi to anata de yume o egaku

Sangatsu no kaze ni omoi o nosete
Sakura no tsubomi wa haru e to tsuzukimasu

Afure dasu hikari no tsubu ga
Sukoshizutsu asa o atatamemasu
Ookina akubi o v(^_^)va ato ni
Sukoshi tereteru anata no yoko de

Arata na sekai no iriguchi ni tachi
Kizuita koto wa hitori ja nai 'tte koto

Hitomi o tojireba anata ga
Mabuta no ura ni iru koto de
Dore hodo tsuyoku nareta deshou
Anata ni totte watashi mo sou de aritai

Suna bokori hakobu tsumoji kaze
Sentakumono ni karamarimasu ga
Hiru mae no sora no shiroi tsuki wa
Nanda ka kirei de mitoremav(^_^)va

Umaku wa ikanu koto mo aru keredo
Ten o oogeba sore sae chiisakute

Aoi sora wa rin to sunde
Hitsuji kumo wa shizuka ni yureru
Hana saku o matsu yorokobi o
Wakachi aeru no de areba sore wa shiawase

Kono saki mo tonari de sotto hohoende

Hitomi o tojireba anata ga
Mabuta no ura ni iru koto de
Dore hodo tsuyoku nareta deshou
Anata ni totte watashi mo sou de aritai

translate:

lambaian angin membawa debu pasir
melekat di jemuran
bulan putih di langit pagi (sebelum siang)
sangat mangagumkan krn indahnya

ada banyak hal yg tidak berjalan lancar
surga pun terlihat kecil saat dipandang

langit biru yg cerah dan dingin
awan berbantuk domba pelan mengayun
Bunga mengembang menunggu kegembiraan
Berbahagia jika saling mengerti

sesudah ini pun selalu tersenyum rahasia, di sebelahnya

4 Minutes
(Timbaland:)
I'm outta time and all I got is 4 minutes(x8)
Come on
Yeah
Break down
Come on

(Madonna:)
Come on boy
I've been waiting for somebody
To pick up my stroll

(Justin:)
Well don't waste time
Give me a sign
Tell me how you wanna roll

(Madonna:)
I want somebody to speed it up for me
Then take it down slow
There's enough room for both

(Justin:)
Well, I can handle that
You just gotta show me where it's at
Are you ready to go
(Are you ready to go)

(Madonna & Justin:)
If you want it
You already got it
If you thought it
It better be what you want
If you feel it
It must be real just
say the word
and ima give you what you want

(Madonna & Justin:)
Time is waiting
We only got 4 minutes to save the world
No hesitating
Grab a boy
Grab a girl
Time is waiting
We only got 4 minutes to save the world
No hesitating
We only got 4 minutes, 4 minutes

(Madonna & Justin:)
Keep it up, keep it up, don't be a pri, hey
Madonna, uh
You gotta get `em all hop
Tick tock tick tock tick tock
That's right, keep it up, keep it up, don't be a pri, hey
Madonna, uh
You gotta get `em all hop
Tick tock tick tock tick tock

(Madonna:)
Sometimes I think what I need is a you intervention, yeah

(Justin:)
And you know I can tell that you like it
And that it's good, by the way that you move, ooh, hey

(Madonna:)
The road to hell is paved with good intentions, yeah

(Justin:)
But if I die tonight
At least I can say I did what I wanted to do
Tell me, how bout you?

(Madonna & Justin:)
If you want it
you already got it
If you thought it
It better be what you want
If you feel it
It must be real just
Say the word and im a give you what you want

(Madonna & Justin:)
Time is waiting
We only got 4 minutes to save the world
No hesitating
Grab a boy
Grab a girl
Time is waiting
We only got 4 minutes to save the world
No hesitating
We only got 4 minutes, 4 minutes

(Madonna & Justin:)
Keep it up, keep it up, don't be a pri, hey
Madonna, uh
You gotta get `em all hop
Tick tock tick tock tick tock
That's right, keep it up, keep it up, don't be a pri, hey
Madonna, uh
You gotta get `em all hop
Tick tock tick tock tick tock

(Timbaland:)
Breakdown
Yeah
(tick tock tick tock tick tock)
Yeah, uh huh
(tick tock tick tock tick tock)
I only got 4, minutes to save the world






Senin, 09 Mei 2011

ISTILAH-ISTILAH UMUM DALAM ANATOMI



Berlaku di bagian tubuh :

Dorsal = menuju arah punggung, atas (dorsum = punggung)
Ventral = menuju arah perut, bawah (venter = perut)
Cranial = menuju ke arah kepala, depan (cranium = tengkorak)
Caudal = menuju arah ekor, belakang (cauda = ekor)
Anal = menuju arah anus, belakang (anus = dubur)

Berlaku di bagian kepala:

Oral = menuju arah mulut, depan (oris = mulut)
Apical = menuju arah puncak, atas (apex = puncak)
Aboral = menjauhi arah mulut, kebelakang (nucha = kuduk)
Nuchal = menuju tengkuk, kebelakang (nucha = kuduk)
Rostral = menuju arah hidung (daerah hidung)

Berlaku di bagian anggota gerak (extremitas):

Proximal = mendekati tubuh, ke atas
Distal = menjauhi tubuh, ke bawah
Dorsal = punggung tangan atau kaki depan
Volar = sisi belakang tangan / kaki depan
Palmar = sisi belakang tangan
Plantar = sisi belakang kaki belakang
Ulnar = sisi luar tangan/ kaki depan
Radial = sisi dalam tangan / kaki depan
Fibular = sisi luar kaki belakang
Tibial = sisi dalam kaki belakang

Berlaku untuk orientasi bidang-bidang pada tubuh:

Lateral = menjauhi bidang median tubuh, luar
Medial = mendekati bidang median tubuh, dalam,tengah
Median = bidang tengah tubuh, memisahkan tubuh menjadi dua bagian yang simetris
Sagittal = sejajar dengan median, tetapi di luar bidang median
Transversal = tegak lurus bidang median, memotong poros tubuh
Horizontal = tegak lurus bidang median, sejajar poros tubuh
Berlaku untuk orientasi berbagai arah:

Dexter = kanan
Sinister = kiri
Externus = sebelah luar
Intenus = sebelah dalam
Profundus = menjauhi permukaan
Superficialis = mendekati permukaan, luar
Transversus = melintang
Longitudinalis = memanjang, menurut sumbu memanjang
Ecto = luar (lapisan luar)
Meso = tengah (lapis tengah)
Endo = dalam (lapis dalam, di dalam)
Epi = di atas (tutup)
Peri = sekeliling, sekitar
Dia = pemisah, penyebaran (diameter = garis tengah)
Hypo = di bawah
Hyper = di atas
Basis = dasar, alas, bawah
Apex = puncak, atas
Margo = tepi (marginal = tepian)

Berbagai sebutan sifat:

Magnus = besar
Brevis = kecil
Major/ majus = besar
Minor/ minus = kecil
Alba = putih
Nigra = hitam
Flava = kuning
Rubra = merah
Grisea = abu-abu
Lutea = kuning
Chloros = hijau
Dorum/ serra = keras
Molle = lunak
Supra = atas, lebih atas
Infra = bawah, lebih bawah

Berbagai bentukan / bangunan :

Facies = muka, permukaan
Fovea = lekuk yang bulat
Facialis = termasuk permukaan
Fascia = lembaran, balut, selaput otot
Foramen = lubang
Sulcus = lekuk / alur
Fasciculus = berkas
Canalis = Saluran, pipa
Cavum = Rongga
Caverna = rongga (caver-nosus = berongga-rongga)
Caput = kepala
Condylus = benjol sendi
Collum = leher
Spina = duri
Crista = bingkai, tepian tajam, sisir
Sinus = lengkung, rongga kecil, serambi
Processus = taju
Fissura = celah, robek
Incissura = irisan, sobekan


http://dadang-saksono.blogspot.com/2010/08/istilah-istilah-umum-dalam-anatomi.html

Rabu, 23 Maret 2011

SINOPSIS BUKU - Memoar Seorang Geisha - Memoirs of a Geisha


Memoar Seorang Geisha mengajak kita memasuki dunia geisha yang penuh rahasia, dunia di mana penampilan sangatlah penting; di mana keperawanan seorang gadis dilelang kepada penawar yang paling tinggi; dimana perempuan-perempuan dilatih untuk memikat laki-laki yang paling berkuasa; dan di mana cinta dicemooh sebagai ilusi belaka. Kisah Sayuri bermula di desa nelayan miskin pada tahun 1929, ketika sebagai anak perempuan berusia sembilan tahun, dengan mata biru kelabu yang luar biasa, dia dijual ke sebuah rumah geisha terkenal. Tidak tahan dengan kehidupan di rumah itu, dia mencoba melarikan diri. Tindakan itu membuat dia terancam menjadi pelayan seumur hidup. Saat meratapi nasibnya di tepi Sungai Shirakawa, dia bertemu Iwamura Ken. Di luar kebiasaan, pria terhormat ini mendekati dan menghiburnya. Saat itu Sayuri bertekad akan menjadi geisha, hanya demi mendapat kesempatan bisa bertemu lagi dengan pria itu, suatu hari nanti. Melalui Sayuri, kita menyaksikan suka duka wanita yang mempelajari seni geisha yang berat; menari dan menyanyi; memakai kimono, makeup tebal, dan dandanan rambut yang rumit; menuang sake dengan cara sesensual mungkin; bersaing dengan sesama geisha memperebutkan pria-pria dan kekayaan mereka. Namun ketika Perang Dunia II meletus, dan rumah-rumah geisha terpaksa tertutup, Sayuri, dengan sedikit uang, dan lebih sedikit lagi makanan, harus mulai lagi dari awal untuk menemukan kebebasan yang langka dengan cara-caranya sendiri.
 
http://www.bukukita.com/Cerita-Fiksi/Sosial-Budaya/53498-Memoar-Seorang-Geisha---Memoirs-of-a-Geisha.html